aku tidak tahu apa yang ada di jalan dan pikiranmu. sungguh, apakah kau kini sedang membenciku? sedang membuangku? sedang benar-benar mendelete aku dari pikiranmu? apakah aku ini sudah menjadi masa lalu mu dan kini kau hendak menatap masa depan dengannya? adakah kamu memikirkan bagaimana rapuhnya aku tanpa kamu?
kau tahu, ini sudah 1 tahun lebih, dan kau, kau tak ada hilang sedikit pundari pikiranku. apakah hal yang sama terjadi denganmu? duno...
bahkan kau sudah tidak menanggapi respon yang sama seperti dulu.
kau bilang kau mencintaiku, dan cintamu tidak pernah hilang dari hatimu, apakah masih bisa kupercaya itu. bahkan kau sudah tidak bisa menepati janji kecilmu mengirimkan ku foto. sesulit itu kah.. tak ada waktu kah? harus kupahami dengan cara apa? rasanya kau semakin membuatku gila.
kau, selalu hadir dalam setiap malamku, dan aku menjadi semakin takut untuk tertidur. aku tidak ingin melihat kau begitu membenciku dalam mompiku. aku menangis setiap malam dan bahkan hanya beberapa jam yang mampu kuhabiskan untuk tidur. hanya karena aku takuy kau datang ke mimpiku. datang dengan penuh kebencian. datang dengan mata kejam dan bengis yang hendak membuangku, menganiaya hati dan perasaanku, dan menganggapku sebgai sampah. kau, mengapa seperti ini. begitu hebat rasanya apa yang telah kau berikan.
begitu beraninya kau mengoyak pertahanan yang ada di perasaanku. kalau tahu akan seperti ini, aku lebih baik menutup hati ini untuk mencintaimu. untuk mengasihimu. untuk menyayangimu. bahkan sepenggal kisah saja tak mampu menahanmu untuk masih berada disisiku. dengan daya apa aku tak sanggup.
kumohon, jika kamu memang tidak pantas, pergilah dari hatiku, pergilah dari perasaanku. aku tidak mengerti apalagi yang harus aku lakukan. kadang aku tidak mampu memahami bahasmu dengan baik. tidak mengerti tanda yang kau berikan. aku tak mampu.
ribuan jam kuhabiskan waktuku hanya untuk berpikir apakah kamu baik-baik saja. apakah hal yang sama juga terjadi denganku.apakah kau juga sama memikirkanku?
aku tersakiti secara hati dan pikiran, memikirkanmu yang kupikir ini semacam virus yang tidak pernah tahu kapan ada obatnya. virus yang menyerang sistem imun, dan buruknya imun yang ada di hatiku telah terserang oleh virus yang kau injeksikan tanpa permisi. tanpa aku pernah menyiapkan apa dan bagaimana formulanya.
kini aku hanya seperti orang sekarat, tak tahu kapan berakhir. sembuh kah, atau semakin buruk, ataukah hanya seperti orang dengan hiv, mereka hidup karena obat-obatan, tidak mampu hidup dengan baik tanpa itu.
aku hanya berpikir dan berharap segalanya segera baik, untuk ku.. aku merindukanmu teramat dalam. aku sangat ingin bisa bertemu kamuuuuuuuuu.. thats all..
ketika rindu ini datang, dia datang tanpa diminta dan tidak mau pergi ketika aku menyuruh pergi. dia begitu jahat karena tidak memberiku sefikit pun ruang untuk bernafas. bahkan dia juga teramat jahat membuatku kering akan air mata sehingga aku tidak sanggup menangis dengan baik. dia menyedot apapun. yang berakibat jantungku berhenti berdetak, alveolusku tak mampu menukar udara dengan baik, sesak rasanya. tak sanggup aku membuangnya. rinsu yang menyakitkan.. rindu yang teramat egois yang membuatku tampak bodoh dan konyol dalam dekapannya. dekapan yang tidak menghangatkan, tetapi dekapan yang begitu dingin, dingin hingga tulang rusukku menjadi kaku karenanya, mungkin sebentar lagi bisa dipatahkan karena sudah beku dan rapuh.. kumohon, janganlah datang dengan begitu hebatnya, janganlah seperti itu..
Saturday, March 10, 2012
Posted by d'rainbow at 10:42 AM
